Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci dan Antiseptik Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga dan Peluang Usaha Baru Bagi Ibu-Ibu PKK Desa Cisantana

  • Rahma Widiantie Universitas Kuningan (ID)
  • Ina Setiawati Universitas Kuningan (ID)
  • Ilah Nurlaelah Universitas Kuningan (ID)
  • Nila Alifah Universitas Kuningan (ID)
  • Asshafa Roqiiqulqolby Universitas Kuningan (ID)
Keywords: limbah rumah tangga, sabun cuci, sabun antiseptic

Viewed = 0 time(s)

Abstract

Penggunaan minyak goreng lebih dari 4 kali akan meningkatkan kadar asam lemak yang semakin jenuh dan berbahaya bagi kesehatan. Minyak goreng bekas yang dibuang ke tanah akan mencemari tanah dan menyebabkan tanah tidak subur, dan jika dibuang ke sungai akan mempengaruhi kandungan mineral pada air sungai. Limbah minyak jelantah dapat diolah menjadi berbagai produk salah satunya adalah sabun, karena sabun merupakan produk turunan dari minyak. Selain limbah minyak goreng, limbah lain yang dihasilkan setiap hari namun belum dimanfaatkan adalah air cucian beras. Air cucian beras dapat dimanfaatkan menjadi bahan tambahan dalam pembuatan sabun yang dapat digunakan pada tubuh, yaitu sabun cair antiseptic. Salah satu kandungan dari air cucian beras yaitu essential oil yang bermanfaat untuk melembutkan kulit, antimikroba, dan antiperadangan. Desa Cisantana adalah desa wisata di kabupaten Kuningan dengan jumlah penduduk yang sangat besar sehingga dapat diasumsikan menghasilkan limbah minyak goreng dan air cucian beras yang melimpah setiap harinya. Sehingga perlu diadakan pelatihan mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi sehingga dapat membuka peluang usaha baru khususnya untuk Ibu-ibu PKK di desa Cisantana. Hasil pelatihan adalah Ibu-Ibu memunyai pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi sabun berbahan dasar limbah dengan alat dan metode yang sederhana serta dengan hasil yang memuaskan sebagai bentuk peluang usaha baru bagi Ibu-Ibu PKK Desa Cisantana.



References

Aji, A., & Nuriani, S. (2018). Jurnal Teknologi Kimia Unimal Pemanfaatan Minyak Sereh ( Cymbopogon nardus L ) sebagai Antioksidan pada Sabun Mandi Padat. Teknologi Kimia Unimal, 7(1).

Carolia, N., & Noventi, W. (2016). The Potential of Green Sirih Leaf ( Piper betle L .) for Alternative Therapy Acne vulgaris. Jurnal Majority, 5.

Haqq, A. A. (2019). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Penghasil Sabun Sebagai Stimulus Untuk Meningkatkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.24235/dimasejati.v1i1.5410

Kusuma, A. A. (2021). Pengurangan Limbah Minyak Jelantah dengan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Cair Ekonomis di Kampung Sawah, Bogor. Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 68–79.

Kusumaningtyas, R. D., Qudus, N., Putri, R. D. A., & Kusumawardani, R. (2019). Penerapan Teknologi Pengolahan Limbah Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Cuci Piring Untuk Pengendalian Pencemaran Dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Abdimas, 22(2).

Lilis Sukeksi, Andy Junianto Sidabutar, & Chandra Sitorus. (2017). PEMBUATAN SABUN DENGAN MENGGUNAKAN KULIT BUAH KAPUK (Ceiba petandra) SEBAGAI SUMBER ALKALI. Jurnal Teknik Kimia USU, 6(3). https://doi.org/10.32734/jtk.v6i3.1583

Mardiana, S., Mulyasih, R., Tamara, R., & Sururi, A. (2020). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Jeruk Dalam Perspektif Komunikasi Lingkungan Di Kelurahan Kaligandu. Jurnal SOLMA, 9(1). https://doi.org/10.29405/solma.v9i1.4800

Nurlatifah, I., Dine Agustine, & Dadang Sujana. (2022). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Di Desa Tegal Kunir Kidul. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 452–459. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i2.9220

Prabowo, S. A., Ardhi, Muh. W., & Sasono, M. (2016). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MOJOPURNO MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DARI LIMBAH MINYAK JELANTAH. Jurnal Terapan Abdimas, 1. https://doi.org/10.25273/jta.v1i1.337

Pratiwi, P. (2014). Pembuatan Sabun Cuci Piring Cair Dari Minyak Goreng Bekas (Jelantah). Universitas Negeri Sebelas Maret.

Rahmawati, R., Trimayasari, T., Mustaqim, G. A., Prastiwi, W. D., & Prastyo Wibowo, E. A. (2017). Pengoptimalan Air Leri dalam Pembuatan Sabun Pembersih Wajah Alami yang Ekonomis. JST (Jurnal Sains Terapan), 3(1). https://doi.org/10.32487/jst.v3i1.223

Robbia, A. Z., Yahdi, Y., & Dewi, Y. K. (2021). Perbandingan Pengaruh Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) Terhadap Kualitas Produk Hand Soap. Jurnal Pijar Mipa, 16(2), 228–234. https://doi.org/10.29303/jpm.v16i2.2452

Setiawati, I., Widiantie, R., & Hindiana, A. F. (2022). PENINGKATAN KETERAMPILAN IBU PKK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI CAIR DAN SABUN MINYAK JELANTAH. Abdi Teknoyasa. https://doi.org/10.23917/abditeknoyasa.v3i1.397

Widiyati, D. W., & Wahyuningtyas, D. (2020). OPTIMASI PEMANFAATAN MINYAK SERAI (CYIMBOPOGANCITRATES DC) SEBAGAI ZAT ANTISEPTIK PADA PEMBUATAN SABUN LUNAK HERBAL. Jurnal Inovasi Proses, 5(1).

Widyasari, E., Dhio Yanuarsyah, F., Nur, R., & Adinata, A. (2018). Sabun Minyak Jelantah Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Pembasmi Staphylococcus aureus. Junal Pendidikan Biologi, 11(2).
Published
2023-05-17
Section
Articles
How to Cite
Rahma Widiantie, Ina Setiawati, Ilah Nurlaelah, Nila Alifah, & Asshafa Roqiiqulqolby. (2023). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci dan Antiseptik Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga dan Peluang Usaha Baru Bagi Ibu-Ibu PKK Desa Cisantana. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 5-12. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku1737