Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Literasi Digital: Penguatan Promosi Pariwisata di Desa Sampulungan

Authors

  • Abriani Abriani Politeknik Pariwisata Makassar
  • Renold Politeknik Pariwisata Makassar
  • Vira Ramadhani R Politeknik Pariwisata Makassar
  • Muh Maksum Rifqy Erdin Mone Politeknik Pariwisata Makassar
  • Rayhan Ramadhan Politeknik Pariwisata Makassar
  • Nur Raibdah Dahlan Politeknik Pariwisata Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang4391

Keywords:

literasi digital, pemasaran wisata, pemberdayaan masyarakat, desa wisata digital, Desa Sampulungan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dalam mendukung promosi potensi wisata desa. Program ini berfokus pada pelatihan pemanfaatan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok, sebagai sarana pemasaran digital yang efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan, peserta diajarkan teknik dasar pembuatan konten foto dan video, penggunaan aplikasi desain seperti Canva, serta strategi penulisan narasi promosi yang menarik berbasis storytelling. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola media digital, baik dari aspek teknis maupun kreatif. Peserta mampu menghasilkan konten promosi wisata dengan visual yang lebih estetis dan informatif, terutama untuk memperkenalkan potensi Pantai Galesong dan kearifan lokal Desa Sampulungan. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya etika bermedia sosial serta pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Kegiatan ini berimplikasi pada penguatan identitas Desa Sampulungan sebagai desa wisata digital yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Hasil pelatihan menjadi dasar pengembangan strategi promosi wisata desa secara berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan demikian, literasi digital terbukti menjadi katalis yang efektif dalam memperkuat citra pariwisata lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

References

A Bakty, A. F. M., Muchlis, N. F. F., Lantang, A. G., Rahayu, M., & Ridwan, M. (2024). From a Hinterland to an Alternative Borobudur Destination (Experiential Landscape Evaluation of Karangrejo Tourism Village, Magelang). Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3). https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.92252
Ab., A. (2024). Pelatihan Entrepreneur Untuk Masyarakat Di Desa Wisata Boddia, Kecamatan Galesong, Kab. Takalar. Jurnal Abdimas Pariwisata, 5(1). https://doi.org/10.36276/jap.v5i1.556
Apollo. (2020). How Social Media Has Transformed Tourism | Apollo Digital Agency. Theapolloagency.Co.Uk.
Asnur, L., Ambiyar, Ramadhani, D., & Verawardina, U. (2020). Project-based learning uses vlog media on food and beverages products. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(1).
Bramwell, B. (2010). Participative planning and governance for sustainable tourism. Tourism Recreation Research, 35(3). https://doi.org/10.1080/02508281.2010.11081640
Junaid, I. (2021). Community empowerments strategy for economic opportunities in Selayar Islands Regency, South Sulawesi. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 34(1). https://doi.org/10.20473/mkp.v34i12021.72-80
Junaid, I. (2024). Examining the practices and success of community-based tourism: A study at Barru Regency, Indonesia. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 37(1). https://doi.org/10.20473/mkp.v37i12024.1-15
Kasim, Muh., Pastin, N. W., Lilasari, L. N. T., Sudarmi, & Ridwan, M. (2024). GIS-based Mapping of Tourism Village Destination Components: Survey of Karangrejo Tourism Village, Magelang. Indonesian Annual Conference Series, Proceedings of IACS-IHCRGESND, Nigeria, 57–65. https://ojs.literacyinstitute.org/index.php/iacseries/article/view/1527
Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif. (2024). Jaringan Desa Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Subsektor Ekonomi Kreatif Kemenparekraf / Baparekraf Republik Indonesia. Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif.
Khan, N. A., & Abedin, S. (2022). Focus Group Discussion. In Principles of Social Research Methodology. https://doi.org/10.1007/978-981-19-5441-2_26
Kotler, P., Kelller, L. K., & Chernev, A. (2022). Marketing Management (16th Global ed.). In Pearson Education Limited.
Kurniawan, A. R. (2020). Tantangan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Pada Era Digital Di Indonesia (Studi Kasus Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Pangalengan). Tornare, 2(2). https://doi.org/10.24198/tornare.v2i2.25418
Marsdenia, & Safitri, K. A. (2024). Performance of culinary SMEs and literacy digitalizations: An evidence from culinary SMEs in Indonesia. Journal of Management Info, 9(4). https://doi.org/10.31580/jmi.v9i4.2725
Muhammad Salim, M. A., Ibrahim, N. A., & Hassan, H. (2017). Promoting Diversity Via Linguistic and Visual Resources: An Analysis of the Malaysian Tourism Website. LSP International Journal, 1(1). https://doi.org/10.11113/lspi.v1n1.6
Nurhalimah, N., Darmawan, R. N., & Kanom, K. (2021). Bimbingan Teknis Digitalisasi Promosi Berbasis Website dan Media Sosial Daya Tarik Wisata Air Terjun Kedung Angin Desa Pakel Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.54082/jamsi.74
Pratama, Y., Sinaga, A. M., Sianturi, R. A., & Situmorang, V. (2021). Literasi Media Digital Pada Komunitas Pariwisata di Kawasan Danau Toba. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA). https://doi.org/10.24843/jumpa.2021.v08.i01.p13
Reddy, P., Chaudhary, K., & Hussein, S. (2023). A digital literacy model to narrow the digital literacy skills gap. Heliyon, 9(4). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e14878
Ruiz-Ballesteros, E. (2023). What community for community-based tourism? Current Issues in Tourism, 26(16). https://doi.org/10.1080/13683500.2022.2091982
Semathong, S. (2023). Participatory Action Research to Develop the Teachers on Classroom Action Research. Shanlax International Journal of Education, 11(3). https://doi.org/10.34293/education.v11i3.6118
Septiadi, B., & Agus, I. (2024). Transformasi Bisnis di Era Digital: Analisis Sistematis Terhadap E-Bisnis di Indonesia Pada Konteks UMKM. Journal of Digital Literacy and Volunteering, 2(1). https://doi.org/10.57119/litdig.v2i1.80
Syamsuriadi, S., Astina, I. K., & Susilo, S. (2019). Arsitektur Rumah Balla Lompoa Galesong Suku Makassar sebagai Sumber Materi Geografi Budaya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(12). https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i12.13063
Utami, W. (2021). Pemetaan Partisipatif Penyusunan Sistem Informasi Wisata. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Msyarakat, 4(1).
Wahjusaputri, S., & Nastiti, T. I. (2022). Digital literacy competency indicator for Indonesian high vocational education needs. Journal of Education and Learning (EduLearn), 16(1). https://doi.org/10.11591/edulearn.v16i1.20390

Published

2025-11-20

How to Cite

Abriani, A., Renold, Ramadhani R, V. ., Mone, M. M. R. E. ., Ramadhan, R. ., & Dahlan, N. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Literasi Digital: Penguatan Promosi Pariwisata di Desa Sampulungan. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4). https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang4391

Issue

Section

Articles