Islamic Information Literacy In Islamic Religious Education Learning
DOI:
https://doi.org/10.35877/454RI.daengku3895Keywords:
Literacy, Islamic, Information Islamic Religious EducationAbstract
SMP Negeri 1 Kota Agung has implemented a culture of literacy as a means to improve students' insights, supported by adequate reading book facilities for grades VII to IX. The implementation of literacy is carried out in the morning with a descriptive qualitative field research approach, which collects main and additional data through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out using data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification techniques, and using triangulation of sources, techniques and time to ensure data validity. The results showed that Islamic information literacy planning at SMPN 1 Kota Agung has been well integrated by PAI teachers through the preparation of lesson plans and regular meetings. The implementation of Islamic literacy focuses on religious habituation activities carried out every day and once a week, as well as through intracurricular activities such as reciting the Qur'an before learning. Evaluation of Islamic information literacy activities is considered very effective in shaping students' positive behavior.
References
Abdul Majid. (2017). Belajar dan pembelajaran: Pendidikan agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Achmad Asrori. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Bandar Lampung: Fakta Press.
Al-Rasyidin, & Nizar, H. S. (2015). Filsafat pendidikan Islam: Pendekatan historis, teoritis dan praktis. Jakarta: PT Ciputat Press.
Aziz, S. (2017). Perpustakaan rumah difabelitas. Yogyakarta: AR-RUZZ Media.
Azwar, M. (2014). Literasi informasi. Makassar: Alauddin University Press.
Budiharto, T., & Suparman. (2018). Literasi sekolah sebagai upaya penciptaan masyarakat pebelajar yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Seuneubok Lada: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya, dan Kependidikan, 5(1), 153–166.
Doyle, C. S. (2014). Information literacy in an information society: A concept for the information age. New York, NY: Syracuse.
Departemen Pendidikan Nasional. (2014). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi ke-4). Jakarta: PT Gramedia.
Dewi Utama Faizah, et al. (2016). Panduan gerakan literasi di sekolah dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Era Octafiona, Alhafidz, A. Z., & Putri, G. L. (2023). Memahami nilai-nilai Pancasila melalui budaya literasi. El Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 1(1), 62.
Era Octafiona. (2023). Peran public speaking sebagai sarana literasi di era konvergensi. Dalam A. Wijayanto et al. (Eds.), Heterogenitas pembelajaran bahasa dan literasi (hlm. 170). Tulungagung: Akademia Pustaka.
Fitra, J., Ramadaniah, D., & Ramadhani, A. (2021). Persepsi pendidik SMA Negeri 1 Kota Agung terhadap literasi digital di masa Covid-19. Jurnal EL-Pustaka, 2(2), 1–15.
Habibah, M. (2020). Pengembangan budaya literasi agama di SMA Negeri 2 Kediri. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 2(2), 203–215.
Hasfera, D., Rahmi, L., Zalmi, F. N. H., & Fakhlina, R. J. (2020). Pengoptimalisasian keterampilan literasi informasi ilmiah pendidik pendidikan agama Islam. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, 8(1), 74.
Gunawan, H. (2014). Kurikulum dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Bandung: Alfabeta.
Himayah, H. (2021). Strategi literasi informasi dalam pencarian referensi ilmu keislaman. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 12(2), 16–26.
Ibadullah, et al. (2017). Pembelajaran literasi berbasis lokal. Magetan: AE Media Grafika.
Kaelany, I. H. D. (2020). Ilmu dan amal saleh. Jakarta: Rineka Cipta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Buku saku gerakan literasi sekolah: Menumbuhkan budaya literasi sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Agama. (2021). Keputusan Menteri Agama Nomor 211 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam pada Sekolah.
Kodir, K. A. (2014). Metodologi studi Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi ke-35). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Lien, D. A. (2014). Literasi informasi: 7 langkah knowledge management. Jakarta: Universitas Atma Jaya.
Mayani, L. A. (2017). Panduan gerakan literasi nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Manfaat, B., Rosidin, D. N., & Budiningsih, H. S. (2022). Evaluasi pembelajaran literasi informasi di madrasah. Holistik, 6(1), 41–52.
Schmoker, M. (2014). Menjadi pendidik yang efektif: Bagaimana mencapai pengembangan baru melalui membaca dan menulis. Jakarta: Gelora Aksara.
Kalida, M., & Mursyid, M. (2014). Gerakan literasi mencerdaskan negeri. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Muin, M. A. (2015). Information literacy skill: Strategi penelusuran informasi online. Makassar: Alauddin University Press.
Nurzakiyah, C. (2018). Literasi agama sebagai alternatif pendidikan moral. Jurnal Penelitian Agama, 19(2), 20–29.
Nurzannah, S. (2022). Peran pendidik dalam pembelajaran. ALACRITY: Journal of Education.
Hamalik, O. (2014). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.


